Info Terviral – Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza harus mengakhiri musim Super League 2025-26 tanpa gelar juara. Macan Kemayoran finis di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 71 poin, tertinggal enam angka dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara.
Pelatih Souza pun mengungkap faktor utama yang membuat Persija gagal bersaing hingga akhir musim.
Menurut Mauricio, Persija terlalu sering kehilangan poin saat bermain di kandang sendiri.
Mauricio Souza Soroti Performa Kandang Persija
Mauricio Souza menilai performa kandang menjadi masalah terbesar Persija sepanjang musim ini.
Padahal, Macan Kemayoran tampil cukup konsisten ketika bermain tandang.
“Tentang musim kami, saya pikir kami harus lebih baik di kandang sendiri,” ujar Mauricio Souza.
Persija sebenarnya mencatat hasil cukup bagus dengan 11 kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kekalahan dari 17 pertandingan kandang.
Namun, Mauricio merasa beberapa hasil minor di Jakarta membuat timnya kehilangan momentum dalam perburuan gelar.
“Kami adalah salah satu tim terbaik saat bermain tandang. Tapi kami kehilangan banyak poin di kandang sendiri,” lanjut pelatih asal Brasil tersebut.
Kartu Merah Ikut Merugikan Persija
Selain masalah performa kandang, Mauricio Souza juga menyoroti faktor kartu merah yang beberapa kali merugikan timnya.
Menurutnya, situasi tersebut membuat Persija kehilangan poin penting dalam sejumlah pertandingan krusial.
“Ada beberapa pertandingan ketika kami mendapat kartu merah dan itu sangat merugikan,” kata Mauricio.
Sepanjang musim, Persija memang beberapa kali gagal mempertahankan keunggulan setelah harus bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit.
Mauricio Souza Sebut Lawan Selalu Main Bertahan
Mauricio Souza juga menilai banyak tim tampil sangat defensif ketika menghadapi Persija.
Hal itu membuat Macan Kemayoran harus bekerja ekstra keras untuk membongkar pertahanan lawan.
“Melawan Persija, banyak lawan datang dengan motivasi besar dan bermain bertahan untuk menghindari kekalahan,” ujar Mauricio.
Karena itu, ia merasa timnya membutuhkan efektivitas lebih baik di lini depan agar mampu memaksimalkan dominasi permainan.
Mauricio Souza Tetap Bangga dengan Performa Persija
Meski gagal juara, Mauricio Souza tetap melihat banyak hal positif dari performa Persija musim ini.
Ia menyebut Persija menjadi salah satu tim dengan statistik permainan terbaik di Super League 2025-26.
“Ada beberapa statistik di mana kami berada di posisi pertama liga. Tapi tentu saja itu tidak cukup jika kami tidak memenangkan pertandingan,” ucap Mauricio.
Kini, Persija diperkirakan bakal melakukan evaluasi besar demi menghadapi musim 2026-27 dengan target yang lebih tinggi.
0 Komentar