Ketegangan Politik, AS Batasi Visa Timnas Iran di Piala Dunia 2026


Info Terviral – Timnas Iran akhirnya mendapatkan kepastian terkait status visa mereka dari pemerintah Amerika Serikat (AS). Namun, otoritas AS menerapkan aturan yang sangat ketat dan terbatas untuk skuad asuhan Amir Ghalenoei tersebut. Seluruh elemen tim hanya boleh berada di wilayah AS pada hari pertandingan saja.

Hubungan diplomatik yang buruk antara kedua negara menjadi penyebab utama munculnya pembatasan ketat ini. Pasalnya, Presiden AS Donald Trump sejak awal enggan memberikan jaminan keamanan bagi skuad Team Melli. Akibat situasi tersebut, manajemen tim memutuskan batal menggunakan Tucson, Arizona sebagai markas utama mereka.

Terpaksa Mengungsi ke Meksiko dan Tempuh Jarak Ribuan Kilometer

Sebagai langkah alternatif, timnas Iran kini memilih Kota Tijuana di Meksiko sebagai pusat pelatihan mereka. Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, mengonfirmasi bahwa timnya akan langsung terbang kembali ke Tijuana begitu pertandingan selesai. Sialnya, mereka harus melakoni ketiga pertandingan fase grup di wilayah AS.

Berdasarkan jadwal resmi dari FIFA, Iran akan menghadapi tantangan berat dengan sistem transportasi kilat ini:

  • Laga Melawan Selandia Baru & Belgia: Pertandingan berlangsung di Los Angeles dengan jarak sekitar 230 kilometer dari Tijuana.
  • Laga Melawan Mesir: Pertandingan penutup grup ini bertempat di Seattle yang jaraknya mencapai lebih dari 2.000 kilometer dari Meksiko.

AS Tolak Terbitkan Visa untuk Belasan Delegasi Timnas Iran

Selain masalah durasi tinggal yang sangat sempit, timnas Iran juga menghadapi kendala fatal terkait kelengkapan personel. Pemerintah AS menolak menerbitkan visa untuk 15 orang anggota delegasi Iran. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa AS memboikot siapa pun yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Kebijakan sepihak ini langsung memicu gelombang protes dan kecaman keras dari pihak Iran. Melalui pernyataan resmi, Kedutaan Besar Iran untuk Turki menuduh AS melakukan tindakan diskriminasi tingkat tertinggi. Oleh karena itu, pihak Iran mendesak FIFA agar segera turun tangan menyelesaikan sengketa ini.

Piala Dunia 2026 menjadi partisipasi ketujuh bagi timnas Iran sepanjang sejarah sepak bola mereka. Sayangnya, Team Melli belum pernah sekalipun melangkah lolos dari fase grup pada enam edisi sebelumnya. Aturan ketat dari pemerintah AS ini tentu memperberat langkah mereka untuk mengukir sejarah baru.

Posting Komentar

0 Komentar